Tampilkan postingan dengan label Rokok dan Kesehatan Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rokok dan Kesehatan Jantung. Tampilkan semua postingan
Selasa, 16 Februari 2016

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru


Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT


Banyak berita yang kita dengar akan kejadian kematian mendadak yang terjadi saat ataupun setelah berolahraga. Apakah olahraga tidak bermanfaat? Olahraga secara umum sangat bermafaat untuk menjaga kondisi kesehatan. Memang banyak kasus beberapa public figure atau artis dilaporkan meninggal, sebagai contoh berita kematian adjie massaid, burhanuddin napitupulu maupun benyamin S. Bahkan, atlet yang rutin melakukan latihan dan pertandingan olahraga pun tidak terlepas dari resiko kejadian sudden dead yang terjadi tepat dilapangan.

Kejadian kematian mendadak ternyata terjadi pada usia muda. Apakah olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak? Ada perbedaan yang sangat jelas antara serangan jantung dan sudden dead, banyak yang mengatakan bahwa artis yang masih muda mendadak muncul pemberitaan meninggal karena serangan jantung.

Berita-berita yang beraneka ragam menampilkan informasi akan kejadian serangan jantung, perlu diperhatikan bahwa ada perbedaan antara serangan jantung dan serangan henti jantung. Serangan jantung atau PJK ini biasa disebabkan karena adanya masalah pada peredaran darah jantung. Serangan ini muncul disebabkan karena adanya penyumbatan mendadak didalam pembuluh darah koroner dengan akibat aliran darah ke oto-otot jantung terhambat dan akhirnya merusak otot jantung. Sedangkan kematian jantung yang disebabkan gangguan irama dinamakan serangan henti jantung.

Aliran darah dalam jantung merupakan pompa yang di kendalikan oleh adanya aliran jantung yang mampu bekerja secara efektif, sehingga mampu memompa dengan terkoordinasi, aliran jantung atau irama jantung ini pada beberapa kondisi mampu bergerak secara cepat atau bergerak lebih lambat. Pasien dengan serangan jantung akan mengalami gangguan penurunan kesadaran, nadi tidak teraba, nafas yang di bekerja.

Kondisi ini harus secepatnya dilakukan pertolongann karena kondisi tersebut akan memperparah organ organ yang penting lainnya termasuk diantaranya otak. Namun perlu dperhatikan bahwa serangan jantung dan serangan henti jantung bisa muncul bersamaan ataupun berhubungan. Serangan jantung yang bersifat mendadak dapat merusak mekanisme kelistrikan jantung, hal inilah yang sering terjadi pada usia muda ataupun pada kasus kematian saat berolahraga.

Pada usia muda dibawah 35 tahun hypertropic cardiomyopathy merupakan penyebab terbanyak serangan jantung, yang mana merupakan suatu penyakit genetic yang berakibat munculnya penebalan secara tidak normal pada otot- otot jantung. Selain karena penyebab kejadian serangan henti jantung yang terjadi pada atlet muda banyak berhubungan dengan penyakit Kongenital seperti antara lain sindrom marfan, anomaly pembuluh darah koroner, maupun gangguan katup jantung.

Ternyata Pada penelitian dinyatakan bahwa 14 atlet muda (dari 29 atlet muda) mengalami serangan henti jantung yang ternyata disebabkan karena mengalami hypertropic, cardiomyopathy. Hal tersebut ternyata sangat berbeda dengan penyebab kematian secara mendadak pada atlet yang berusia lebih dari 35 tahun, karena berdasarkan penelitian kasus ini lebih disebabkan karena PJK (penyakit jantung koroner).

Penelitian tersebut diatas menyatakan bahwa dari 29 kasus atlet muda yang mengalami kematian karena henti jantung mendadak, ternyata ada 3 atlet muda yang menderita sumbatan PJK atau pembuluh darah coroner jantung karena proses atherosclerosis. Merupakan suatu hal yang menjadoi penting bagi seseorang yang ingin berolahraga dengan intentitas tinggi untuk menjalani pemeriksaan ataupun tes kesehatan dahulu, pemeriksaan tersebut jika berhubungan dengan kasus jantung dapat melakukan tes treadmil.

Tes treadmill merupakan proses perekaman aktifitas jantung ketika pasien atau seseorang menjalani olahraga, sehingga diharapkan dapat mengetahui jika ada kelainan irama jantung yang mungkin pada pemeriksaan biasa tidak ditemukan. Pertanyaan selanjutnya Apakah dengan seseorang rutin olahraga meningkatkan risiko kejadian serangan henti jantung.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan penelitian kohort retropektif dengan cara melakukan wawancara terhadap pasangan dari pasien yang mengalami serangan henti jantung, penelitian ini juga berfokus pada pasien yang benar-benar tidak mempunyai riwayat henti jantung, didapatkan kesimpulan bahwa olahraga secara rutin ternyata mampu menurunkan angka kejadian kematian yang berhubungan dengan kematian jantung mendadak.

Pertanyaan yang muncul lagi jika pada orang yang jarang berolahraga apakah ada laporan akan kejadian henti jantung. Pada orang yang secara intensitas jarang berolahraga ternyata sangat mempunyai resiko kejadian serangan henti jantung, pada penelitian diperoleh hamper 56 kali lipat orang yang jarang olahraga akan mudah mengalami kematian jantung saat aktivitas laian daripada yang rajin berolahraga.

Berbeda dengan orang yang rutin berolahraga, akan mempunyai risiko 5 kali lebih seriang jika melakukan aktivitas lain. Namun, jika disimpulkan secara umum maka orang yang rutin olaharaga secara persentase akan memiliki risiko 40% lebih rendah untuk mengalami kejadian kematian jantung daripada orang yang jarang olahraga. Sehingga bagaimanapun olahraga secara rutin apapun intensitasnya akan bermanfaat jika dibandingkan tidak pernah berolahraga sama sekali.

Bahkan olahraga juga sangat bermafaat pada individu yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya dengan tujuan untuk mencegah serangan jantung ulangan. Sekarang strategi apa yang dapat kita kerjakan untuk mengurangi ataupun mencegah serangan jantung terutama henti jantung, karena sudah dijelaskan pada paragraph di atas bahwa kejadian serangan henti jantung berdasarkan penelitian mampu menyebabkan kematian dengan hitungan menit.

Fokus kita adalah cara mencegah serangan henti jantung saat berolahraga: 

UBAH = tanyakan diri anda apakah anda termasuk pribadi yang jarang berolahraga, jika jawabanya iya maka berjanjilah mulai saat ini anda harus rutin berolahraga apapun juga intensitasnya, olahraga secara ringan, sedang maupun berat. Namun hendakya semua dimulai dari yang ringan, prinsipnya adalah rutin berolahraga.

Targetkan untuk sehari minimal harus berjalan kakai 10000 langkah, mulai dalam hidup sehari-hari, selalu tanyakan kepada diri anda apa yang bisa aku lakukan agar bisa jalan kaki. Jika ada lift usahakan anda pilih tangga, kecuali memang diharuskan menggunakan lift, parker sepeda, berjalan ke masjid. Ingat mulai, bertahap, rutinkan. 

PERHATIAN = bagi yang muslim dapat diupayakan sambal berdzikir, memanfaatkan waktu berpahala dan sehat.

Jika sudah mampu mulai maka target dapat anda naikkan, target yang paling mudah adalah waktu yang biasanya 10 menit jadi 20 menit dan seterusnya. Atau dapat juga target jarak, target beban dan lain lain. Mungkin anda ingin melakukan olahraga yang kompetitif atau ekstrim mulailah dengan cek kesehatan secara ringan.

Pertahankan intensitas olahraga jika anda sudah berolahraga secara rutin. Jika rutin intensitas ringan mulai intensitas sedang atapun yang dari sedang ke berat. Belajarlah akan basic cardiac life support yaitu suatu tindakan pertama saat ada orang yang mengalami henti jantung, dengan tindakan memompa jantung secepatnya. Usaha untuk menyediakan alat defibrillator otomatis diruang umum yang beresiko munculnya serangan henti jantung. Seperti di badara, stasiun pasar.

Tujuan usaha tersebut agar secepatnya memberikan pertolongan agar organ-organ penting selamat. Selain beberapa penjelasan diatas yang paling penting adalah kita selalu memberikan edukasi penjelasan kepada keluarga ataupun orang terdekat akan kejadian serangan henti jantung termasuk upaya pencegahannya. Karena sampai saat ini serangan henti jantung masih menjadi penyebab kematian pertama didunia.

Beberapa faktor-faktor berikut perlu kami tambahkan yang berhubungan dengan upaya mencegah agar jantung tetap sehat. Tindakan terssebut secara ringkas berupa makan seimbang yang dikenal dengan PUGS (pedoman umum gizi seimbang), karena nampaknya memang sangat efektif untuk jadi pedoman untuk menjadi sehat. Hindari stress/pikiran gampang susah misalnya akibat muncul masalah dalam hidup karena stress berhubungan dengan serangan jantung.

Jaga selalu tekanan darah karena tekanan darah tinggi akan meningkatkan penyakit jantung. Latihlah selalu jantung anda dengan menerapkan pola hidup sehat. Salam Hidup Sehat

artikel kesehatan lain yang bermanfaat buat anda :






Sabtu, 13 Februari 2016

SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner

SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner
SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner

Senam jantung adalah olahraga yang sangat baik untuk kesehatan jantung anda. Di Indonesia sendiri senam jantung sudah cukup terkenal untuk dilakukan dan ternyata sudah banyak di kota-kota besar yang membuka sanggar senam.
Senam jantung bermanfaat untuk memperlancar aliran darah di seluruh tubuh dalam waktu 24 jam.Saat usia bertambah maka performa jantung akan berkurang. Untuk itu kita perlu melakukan perawatan jantung. Senam jantung berperan untuk menjaga kesehatan tubuh khususnya jantung.
Penyakit jantung koroner dan stroke biasanya disebabkan karena adanya sumbatan pada pembuluh darah yang berasal dari lemak dan kolesterol. Fungsi dari senam jantung sendiri untuk meningkatkan peredaran darah. Durasi untuk senam jantung cukup 30menit.
Senam jantung memang dikhususkan untuk membuat jantung kita sehat, maka gerakannya dibuat untuk mendukung performa jantung. Gerakan gerakannya memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya agar kebutuhan oksigen tubuh dapat terpenuhi dan badan akan kembali bugar.
Jantung dapat dikatakan dalam kondisi baik jika denyut nadi normal dan stabil. Karena itu, perbaikan denyut nadi menjadi salah satu tujuan senam jantung. Untuk menjaga kesehatan jantung, minimal dalam seminggu perlu melakukan tiga kali senam jantung sehat. Senam juga harus dilakukan secara teratur agar manfaat dapat dirasakan. Padahal memerlukan waktu 30menit dan untuk kesehatan.
Banyak yang kurang mementingkan kesehatan jantung dan enggan untuk melakukan senam jantung, karena alasan suatu kegiatan yang rutin dilakukan sehari-hari atau pekerjaan. Padahal senam hanya memerlukan waktu 30 menit dan untuk kesehatan.
Meluangkan waktu anda di pagi hari sebelum berangkat kerja atau sebelum melakukan aktivitas bisa dicoba. Senam jantung yang dilakukan saat udara masih segar akan sangat baik bagi kesehatan jantung. Untuk melakukan senam jantung juga tidak butuh peralatan olahraga yang banyak. Cukup menggunakan sepatu yang mudah didapatkan dan pakaian olahraga serta melakukan gerakan gerakan senam dengan baik dan benar. Sebelum mulai senam jantung sebaiknya untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya cidera dan juga menaikkan denyut nadi secara bertahap. Setelah melakukan senam jantung, jangan lupa untuk melakukan pendinginan sampai denyut nadi kembali normal.

Senam jantung sangat bermanfaat bagi tubuh kita, selain membuat jantung sehat, senam ini juga dapat menghilangkan trigliserida yang dapat menyebabkan kegemukan.
artikel kesehatan lain yang bermanfaat buat anda :

Kata kunci tentang kesehatan jantung manusia : Detak jantung | siklus | peredaran darah | denyut | pembuluh darah | gejala penyakit | rekam Elektrokardiografi (EKG) | pemeriksaan enzim jantung | diet dan olahraga  | penyakit jantung bawaan | penyakit jantung rematik | pembesaran bilik | bahaya merokok | troponin | pompa darah | lapisan jantung | 
Senin, 01 Februari 2016

Rokok dan Kesehatan Jantung

Rokok dan Kesehatan Jantung


Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memproduksi rokok cukup besar. Ratusan tahun rakyat Indonesia sudah mengenali rokok, mulai dari orang dewasa hingga yang saat ini kita ketahui beritanya bahwa anak balita laki-laki sudah tercandu oleh rokok. Kebun tembakau di Indonesia sangatlah luas, sehingga jelas saja Indonesia merupakan salah satu negara yang memproduksi rokok. Yang masyarakat ketahui rokok tidak baik tapi mereka tidak mengetahui betul tentang bahaya apabila kita menghisap rokok terlalu banyak, dan selain membahayakan tubuh bagi diri sendiri bisa juga dapat membahayakan orang-orang disekitar nya juga. Di dalam satu batang rokok terkandung banyak sekali racun yang dapat menyebabkan banyak penyakit yang disebabkan oleh rokok tersebut, mulai dari sakit jantung, impotensi, dll.

Rokok sangatlah susah dihindari bagi pecandunya, dan untuk satu kotak rokoknya saja sudah mahal tapi kenapa masih banyak masyarakat yang tidak mau berhenti merokok, banyak yang bilang untuk berhenti merokok itu sangat susah. Namun sekarang terdengar di telinga kita bahwa rokok itu bisa disembuhkan dengan berbagai terapi, mulai dari terapi yang lebih mudah yaitu dengan permen karet, jadi ketika pecandu ingin merokok maka cegahlah dengan mengunyah permen karet, selain itu ada terapi seperti totok wajah dan leher hingga badan yang dapat menimbulkan batuk sampai muntah bagi penderita yang diberi rorkok untuk dihisap, dan sekarang ada juga terapi rokok dengan rasa pahit yang apabila pecandu ini merokok maka akan terasa pahit apabila asapnya itu tertelan, dsb.

Dalam ilmu kedokteran rokok merupakan salah satu faktor risiko untuk terjadinya penyakit/memperparah penyakit yang sudah ada. Contohnya saja hipertensi atau penyakit jantung lainnya seperti stroke, pada penderita hipertensi zat rokok dapat meracuni pembuluh darah yang dapat menyebabkan impermeabilitas pembuluh darah terganggu dan dapat menyebabkan penyumbatan yang akan berakibat stroke.
Namun disini akan dibahas mengenai Penyakit Jantung Hipertensi yang prevelensi saat ini berkisar antara 5-10% sedangkan tercatat pada tahun 1978 proporsi penyakit jantung hipertensi sekitar 14,3% dan meningkat menjadi sekitar 39% pada tahun 1985 sebagai penyebab penyakit jantung di Indonesia. Kurang lebih 85-90% hipertensi tidak diketahui penyebabnya atau disebut sebagai hipertensi primer (hipertensi esensial atau Idiopatik). Hanya sebagian kecil hipertensi yang dapat ditetapkan penyebabnya yaitu hipertensi sekunder. Tidak ada data akurat mengenai prevalensi hipertensi sekunder dan sangat tergantung di mana angka itu diteliti. Diperkirakan terdapat sekitar 6% pasien hipertensi sekunder sedangkan di pusat rujukan dapat mencapai sekitar 35%. Hampir semua hipertensi sekunder didasarkan pada 2 mekanisme yaitu gangguan sekresi hormon dan gangguan fungsi ginjal. Pasien hipertensi sering meninggal dini karena komplikasi jantung (yang disebut sebagai penyakit jantung hipertensi). Juga dapat menyebabkan stroke, gagal ginjal, atau gangguan retina mata. Berdasarkan hasil penelitian Departemen Kesehatan RI menyatakan bahwa satu diantara tiga penderita hipertensi adalah perokok.

Tahukah anda bahwa zat yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan seseorang bisa didiagnosis sebagai hipertensi? Salah satu zatnya adalah nikotin, jadi asap rokok yang dihirup oleh perokok (aktif atau pasif) telah diketahui mempunyai beberapa efek antara lain timbulnya kanker, efek pada kardiovaskuler (fisiologis dan patologis), metabolik, hematologis, metabolik dan paru. Sulit menyebutkan efek-efek tersebut ditimbulkan oleh komponen yang mana dari asap rokok tadi.

Nikotin dihirup bersama asap rokok oleh perokok, sebagian diabsorbsi oleh mukosa mulut saat asap rokok sementara masih dalam rongga mulut. Sebagian yang lain masuk bersama udara napas ke dalam saluran napas dan paru mencapai alveolus. Di membran alveol-kapiler nikotin mengalami difusi dan cepat masuk ke peredaran darah. Dalam waktu yang singkat sesudah asap rokok terhirup, nikotin dapat mencapai otak dan ditimbun disitu selebihnya lagi ditimbun di jaringan otot (skelet, jantung) dan sebagainya.

Efek primer nikotin pada manusia antara lain adalah: rasa bahagia (kesenangan), keguncangan (arousal), kesigapan, perbaikan kemampuan bertugas (performance), mengurangi kegelisahan, kadarnya meningkat dalam darah (katekolamin, vasopresin, hormon pertumbuhan, ACTH, kortisol, prolaktin, beta endorfin), metabolisme meningkat, lipolisis (asam lemak bebas meningkat), vasokonstriksi pembuluh darah kulit koroner, frekuensi jantung meningkat, isi semenit jantung meningkat, tekanan darah meningkat dan relaksasi otot rangka.

Untuk perjalanan penyakit hipertensinya dimulai dari hupertrofi ventrikel kiri (HVK) merupakan kompensasi jantung menghadapi tekanan darah tinggi ditambah dengan faktor neurohumoral yang ditandai oleh penebalan konsentrik otot jantung (hipertrofi konsentrik). Fungsi diastolik akan mulai terganggu akibat dari gangguan relaksasi ventrikel kiri, kemudian disusul oleh gangguan relaksasi ventrikel kiri (hipertrofi eksentrik). Rangsangan simpatis dan aktivasi sistem RAA memacu mekanisme Frank-Starling melalui peningkatan volume diastolik ventrikel sampai tahap tertentu dan pada akhirnya akan terjadi gangguan kontraksi miokard (penurunan/gangguan fungsi sistolik).

Pada tahap awal, seperti hipertensi pada umumnya kebanyakan pasien tidak ada keluhan. Bila simtomatik, maka biasanya disebabkan oleh 1.) Peninggian tekanan darah itu sendiri, seperti berdebar-debar, rasa melayang (dizzy) dan impoten 2.) Penyakit jantung/hipertensi vaskuler seperti cepat lelah, sesak napas, sakit dada (iskemia miokard atau diseksi aorta), bengkak kedua kaki atau perut. Gangguan vaskular lainnya adalah eepistaksis, hematuria, pandangan kabur karena perdarahan retina, transient serebral ischemic 3.) Penyakit dasar seperti pada hipertensi sekunder: polidipsia, poliuria, dan kelemahan otot pada aldosteronisme primer, peningkatan BB dengan emosi yang labil pada sindrom Cushing. Feokromositoma dapat muncul dengan keluhan episode sakit kepala, palpitasi, banyak keringat dan rasa melayang saat berdiri (postural dizzy).

Pemeriksaan fisik dimulai dengan menilai keadaan umum: memperhatikan keadaan khusus seperti: Cushing, feokromasitoma, perkembangan tidak proporsionalnya tubuh atas dibanding bawah yang sering ditemukan pada koarktasio aorta. Pengukuran tekanan darah di tangan kiri dan kanan saat tidur dan berdiri. Funduskopi dengan klasifikasi Keith-Wagner-Barker sangat berguna untuk menilai prognosis. Palpasi dan auskultasi arterikarotis untuk menilai stenosis atau oklusi.

Selain itu pemeriksaan jantung untuk mencari pembesaran jantung ditujukan untuk menilai HVK dan tanda-tanda gagal jantung. Pemeriksaan laboratorium awal meliputi: urinalisis, hemoglobin/ hematokrit, elektrolit darah, ureum/ kreatini, GDS, kolesterol total, dan EKG yang menunjukkan HVK pada sekitar 20-50% (kurang sensitif) tetapi masih menjadi metode standar. Apabila keuangan tidak menjadi kendala, maka diperlukan pula pemeriksaan: TSH, Leukost darah, foto thorax, dll.


Penatalaksanaan umum hipertensi mengacu kepada tuntunan umum (JNC VII 2003, ESH/ ESC 2003). Pengelolaan lipid agresif dan pemberian aspirin sangat bermanfaat. Pasien hipertensi pasca infark jantung sangat mendapat manfaat pengobatan dengan penyekat beta, penghambat ACE atau anti aldosteron. Pasien hipertensi dengan risiko PJK yang tinggi mendapat manfaat dan pengobatan diuretik, penyekat beta dan penghambat kalsium. Pasien hipertensi dengan gangguan fungsi ventrikel mendapat manfaat tinggi dengan pengobatan diuretik, penghambat, ACE/ ARB,penyekat beta dan antagonis aldosteron. Bila sudah dalam tahap gagal jantung hipertensi, maka prinsip pengobatannya sama dengan pengobatan gagal jantung yang lain yaitu diuretik, penghambat ACE/ ARB, penghambat beta, dan penghambat aldosteron.