Pada situs ini kami akan berusaha menampilkan artikel-artikel dan perkembangan terbaru dunia kesehatan

Sabtu, 13 Februari 2016
Berlangganan

PJK (Penyakit Jantung koroner) merupakan buah dari OBESITAS

PJK  (Penyakit Jantung koroner) merupakan buah dari OBESITAS

PJK (Penyakit Jantung koroner) merupakan buah dari OBESITAS



Hai sahabat, pernahkah kalian mendengar tentang penyakit jantung koroner atau PJK? yaitu suatu penyakit yang terjadi sebagai manifestasi dari penurunan suplai oksigen ke otot-otot jantung akibat penyempitan atau penyumbatan aliran darah arteri koronaria yang manifestasi kliniknya tergantung pada derajat berat dan ringannya kejadian penyumbatan arteri koronaria (PERKI dalam Rustika,2006) selain itu penyakit jantung koroner juga membawa makna akan munculnya penyakit yang kompleks disebabkan karena adanya penurunan atau terhambatnya proses aliran darah dalam pembuluh darah pada satu atau lebih pada arteri yang mengelilingi dan mensuplay darah ke jantung.

Lalu apa yang menyebabkan PJK adalah buah dari OBESITAS? karena ternyata Obesitas merupakan kunci penting dari terjadinya kondisi peningkatan kejadian penyakit jantung koroner (PJK). Pertumbuhan akan berat badan tubuh berupa indeks masa tubuh lebih dari 30 kg/m2 baik pada laki-laki maupun wanita akan meningkatkan resiko PJK 4x lipat. menurut World Health Organization (WHO), obesitas didefinisikan sebagai penumpukan atau akumulasi lemak yang abnormal atau berlebihan yang dapat berpeluang menimbulkan beberapa peningkatan resiko kesehatan pada individu. 

Lapisan pembuluh darah koroner yang normal akan meengalami kerusakan oleh karena faktor tertentu (ex:Obesitas) kerusaka ini menyebabkan sel endotel pembuluh darah menghasilkan cell adhesion molecule seperti kemokin, sitokin  dan growth factor. Sel inflamasi seperti T-Limfosit dan monosit dapat masuk ke permukaan sel endotel dan migrasi dari endoteliyum ke sub endotel. monosit kemudian berdiferensiasi menjadi makrofag dan mengambil LDL teroksidasi. makrofag ini kemudian membentuk sel busa. LDL teroksidasi menyebabkan matinya sel endotel pembuluh darah dan mampu menghasilkan respon inflamasi. sebagai tambahan, terjadi respon angiotensin II, yang menyebabkan terjadinya gangguan vasodilatasi pembuluh darah dan mampu mencetuskan efek protombik dengan melibatkan faktor koagulasi dan platelet. Adanya akibat kerusakan sel endotel akan terjadi respon protektif dan terbantuk lesi fibrofatty dan fibrous, plak artheroksklerosis, yang dipicu karena inflamasi. Plak yang muncul terjadi dapat menjadi tidak stabil dan mengalami ruptur sehingga terjadi Sindroma Akut Koroner (SKA).

PJK (Penyakit Jantung koroner) merupakan buah dari OBESITAS

           
Dikarenakan obesitas semakin meningkat pada tahun ke tahun ada baiknya kita memulai hidup sehat dengan memperhatikan berat badan. adapun pengukuran body mask index (BMI). caranya timbang berat badan dan ukur tinggi badan anda. lalu masukkan kedalam rumus BB : TB (m2) dan hasilnya adalah BMI anda.
lalu bandingkan dengan BMI standart berikut ini:

1. kurus
-kekurangan berat badan tingkat berat :BMI <17,0
-kekurangan berat badan tingkat ringan : BMI 17,0 - 18,5

2. normal
BMI : 18,5 - 25,0

3. Gemuk
-kelebihan berat badan tingkat ringan: BMI 25,0 - 27,0
-kelebihan berat badan tingkat berat : BMI >27.0

Setelah kita belajar tantang PJK merupakan buah dari obesitas maka ada baiknya kita memulai hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi, berolahraga, dan harus mampu menghindari makanan yang dapat menimbulkan kondisi penumpukan lemak. seperti minyak, junk food maupun fast food.

Semoga Kita semua menjadi pribadi yang sehat.