Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT

shares

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru


Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT


Banyak berita yang kita dengar akan kejadian kematian mendadak yang terjadi saat ataupun setelah berolahraga. Apakah olahraga tidak bermanfaat? Olahraga secara umum sangat bermafaat untuk menjaga kondisi kesehatan. Memang banyak kasus beberapa public figure atau artis dilaporkan meninggal, sebagai contoh berita kematian adjie massaid, burhanuddin napitupulu maupun benyamin S. Bahkan, atlet yang rutin melakukan latihan dan pertandingan olahraga pun tidak terlepas dari resiko kejadian sudden dead yang terjadi tepat dilapangan.

Kejadian kematian mendadak ternyata terjadi pada usia muda. Apakah olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak? Ada perbedaan yang sangat jelas antara serangan jantung dan sudden dead, banyak yang mengatakan bahwa artis yang masih muda mendadak muncul pemberitaan meninggal karena serangan jantung.

Berita-berita yang beraneka ragam menampilkan informasi akan kejadian serangan jantung, perlu diperhatikan bahwa ada perbedaan antara serangan jantung dan serangan henti jantung. Serangan jantung atau PJK ini biasa disebabkan karena adanya masalah pada peredaran darah jantung. Serangan ini muncul disebabkan karena adanya penyumbatan mendadak didalam pembuluh darah koroner dengan akibat aliran darah ke oto-otot jantung terhambat dan akhirnya merusak otot jantung. Sedangkan kematian jantung yang disebabkan gangguan irama dinamakan serangan henti jantung.

Aliran darah dalam jantung merupakan pompa yang di kendalikan oleh adanya aliran jantung yang mampu bekerja secara efektif, sehingga mampu memompa dengan terkoordinasi, aliran jantung atau irama jantung ini pada beberapa kondisi mampu bergerak secara cepat atau bergerak lebih lambat. Pasien dengan serangan jantung akan mengalami gangguan penurunan kesadaran, nadi tidak teraba, nafas yang di bekerja.

Kondisi ini harus secepatnya dilakukan pertolongann karena kondisi tersebut akan memperparah organ organ yang penting lainnya termasuk diantaranya otak. Namun perlu dperhatikan bahwa serangan jantung dan serangan henti jantung bisa muncul bersamaan ataupun berhubungan. Serangan jantung yang bersifat mendadak dapat merusak mekanisme kelistrikan jantung, hal inilah yang sering terjadi pada usia muda ataupun pada kasus kematian saat berolahraga.

Pada usia muda dibawah 35 tahun hypertropic cardiomyopathy merupakan penyebab terbanyak serangan jantung, yang mana merupakan suatu penyakit genetic yang berakibat munculnya penebalan secara tidak normal pada otot- otot jantung. Selain karena penyebab kejadian serangan henti jantung yang terjadi pada atlet muda banyak berhubungan dengan penyakit Kongenital seperti antara lain sindrom marfan, anomaly pembuluh darah koroner, maupun gangguan katup jantung.

Ternyata Pada penelitian dinyatakan bahwa 14 atlet muda (dari 29 atlet muda) mengalami serangan henti jantung yang ternyata disebabkan karena mengalami hypertropic, cardiomyopathy. Hal tersebut ternyata sangat berbeda dengan penyebab kematian secara mendadak pada atlet yang berusia lebih dari 35 tahun, karena berdasarkan penelitian kasus ini lebih disebabkan karena PJK (penyakit jantung koroner).

Penelitian tersebut diatas menyatakan bahwa dari 29 kasus atlet muda yang mengalami kematian karena henti jantung mendadak, ternyata ada 3 atlet muda yang menderita sumbatan PJK atau pembuluh darah coroner jantung karena proses atherosclerosis. Merupakan suatu hal yang menjadoi penting bagi seseorang yang ingin berolahraga dengan intentitas tinggi untuk menjalani pemeriksaan ataupun tes kesehatan dahulu, pemeriksaan tersebut jika berhubungan dengan kasus jantung dapat melakukan tes treadmil.

Tes treadmill merupakan proses perekaman aktifitas jantung ketika pasien atau seseorang menjalani olahraga, sehingga diharapkan dapat mengetahui jika ada kelainan irama jantung yang mungkin pada pemeriksaan biasa tidak ditemukan. Pertanyaan selanjutnya Apakah dengan seseorang rutin olahraga meningkatkan risiko kejadian serangan henti jantung.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan penelitian kohort retropektif dengan cara melakukan wawancara terhadap pasangan dari pasien yang mengalami serangan henti jantung, penelitian ini juga berfokus pada pasien yang benar-benar tidak mempunyai riwayat henti jantung, didapatkan kesimpulan bahwa olahraga secara rutin ternyata mampu menurunkan angka kejadian kematian yang berhubungan dengan kematian jantung mendadak.

Pertanyaan yang muncul lagi jika pada orang yang jarang berolahraga apakah ada laporan akan kejadian henti jantung. Pada orang yang secara intensitas jarang berolahraga ternyata sangat mempunyai resiko kejadian serangan henti jantung, pada penelitian diperoleh hamper 56 kali lipat orang yang jarang olahraga akan mudah mengalami kematian jantung saat aktivitas laian daripada yang rajin berolahraga.

Berbeda dengan orang yang rutin berolahraga, akan mempunyai risiko 5 kali lebih seriang jika melakukan aktivitas lain. Namun, jika disimpulkan secara umum maka orang yang rutin olaharaga secara persentase akan memiliki risiko 40% lebih rendah untuk mengalami kejadian kematian jantung daripada orang yang jarang olahraga. Sehingga bagaimanapun olahraga secara rutin apapun intensitasnya akan bermanfaat jika dibandingkan tidak pernah berolahraga sama sekali.

Bahkan olahraga juga sangat bermafaat pada individu yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya dengan tujuan untuk mencegah serangan jantung ulangan. Sekarang strategi apa yang dapat kita kerjakan untuk mengurangi ataupun mencegah serangan jantung terutama henti jantung, karena sudah dijelaskan pada paragraph di atas bahwa kejadian serangan henti jantung berdasarkan penelitian mampu menyebabkan kematian dengan hitungan menit.

Fokus kita adalah cara mencegah serangan henti jantung saat berolahraga: 

UBAH = tanyakan diri anda apakah anda termasuk pribadi yang jarang berolahraga, jika jawabanya iya maka berjanjilah mulai saat ini anda harus rutin berolahraga apapun juga intensitasnya, olahraga secara ringan, sedang maupun berat. Namun hendakya semua dimulai dari yang ringan, prinsipnya adalah rutin berolahraga.

Targetkan untuk sehari minimal harus berjalan kakai 10000 langkah, mulai dalam hidup sehari-hari, selalu tanyakan kepada diri anda apa yang bisa aku lakukan agar bisa jalan kaki. Jika ada lift usahakan anda pilih tangga, kecuali memang diharuskan menggunakan lift, parker sepeda, berjalan ke masjid. Ingat mulai, bertahap, rutinkan. 

PERHATIAN = bagi yang muslim dapat diupayakan sambal berdzikir, memanfaatkan waktu berpahala dan sehat.

Jika sudah mampu mulai maka target dapat anda naikkan, target yang paling mudah adalah waktu yang biasanya 10 menit jadi 20 menit dan seterusnya. Atau dapat juga target jarak, target beban dan lain lain. Mungkin anda ingin melakukan olahraga yang kompetitif atau ekstrim mulailah dengan cek kesehatan secara ringan.

Pertahankan intensitas olahraga jika anda sudah berolahraga secara rutin. Jika rutin intensitas ringan mulai intensitas sedang atapun yang dari sedang ke berat. Belajarlah akan basic cardiac life support yaitu suatu tindakan pertama saat ada orang yang mengalami henti jantung, dengan tindakan memompa jantung secepatnya. Usaha untuk menyediakan alat defibrillator otomatis diruang umum yang beresiko munculnya serangan henti jantung. Seperti di badara, stasiun pasar.

Tujuan usaha tersebut agar secepatnya memberikan pertolongan agar organ-organ penting selamat. Selain beberapa penjelasan diatas yang paling penting adalah kita selalu memberikan edukasi penjelasan kepada keluarga ataupun orang terdekat akan kejadian serangan henti jantung termasuk upaya pencegahannya. Karena sampai saat ini serangan henti jantung masih menjadi penyebab kematian pertama didunia.

Beberapa faktor-faktor berikut perlu kami tambahkan yang berhubungan dengan upaya mencegah agar jantung tetap sehat. Tindakan terssebut secara ringkas berupa makan seimbang yang dikenal dengan PUGS (pedoman umum gizi seimbang), karena nampaknya memang sangat efektif untuk jadi pedoman untuk menjadi sehat. Hindari stress/pikiran gampang susah misalnya akibat muncul masalah dalam hidup karena stress berhubungan dengan serangan jantung.

Jaga selalu tekanan darah karena tekanan darah tinggi akan meningkatkan penyakit jantung. Latihlah selalu jantung anda dengan menerapkan pola hidup sehat. Salam Hidup Sehat

artikel kesehatan lain yang bermanfaat buat anda :






Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar