Senin, 30 Oktober 2017



Health Information

What is asbestos? 

Asbestos is a normally happening kind of mineral that promptly isolates into thin filaments, and was generally utilized for protection of water and burning channels, materials utilized for house development and shipbuilding, auto brakes and gaskets, even toys, gems and cigarette filters.1 Exploration discoveries connecting introduction to asbestos to both pleural (around the lungs) and peritoneal (inside the body cavity) mesothelioma brought about the prohibiting of asbestos creation and import in a few European nations after 1970.1 

While it is as yet utilized today, in numerous nations just little measures of asbestos are permitted to be available in specific sorts of item (e.g. brake cushions, vehicle grips, roofing materials) and there are strict directions that control its utilization and deal with its expulsion from more established buildings.1,6 Before controls on the utilization of asbestos, presentation to asbestos strands was regular when chipping, obliterating or fitting asbestos products.7 

At the point when infinitesimal asbestos strands are breathed in, it is troublesome for our bodies to breathe out them.1,7 The caught filaments can enter the covering of the lung and chest divider, which after some time causes harm that can prompt the advancement of a specific kind of disease called dangerous pleural mesothelioma.1 In few cases, the growth can likewise conform to the coating of different parts of the body, for example, the mid-region or heart.1,8 

It can take somewhere in the range of 20 to 40 years after asbestos introduction before mesothelioma is diagnosed.1,2 This is on the grounds that the fundamental side effects related with this kind of malignancy are regularly equivocal (shortness of breath, hack and agony in the chest) and are ascribed to less genuine conditions, for example, influenza or a cold.9

Kamis, 26 Oktober 2017

Kenali 5 Ahli Gusti Paling Kaya Di Dunia

I'm not a major devotee of Cancer Treatment Centers of America (CTCA). That I don't much like CTCA should not shock anyone, given that this specific doctor's facility chain separates itself from other healing center chains by promoting its full body grasp of pretense, specifically "naturopathic oncology." in the meantime as it's publicizing its "integrative tumor mind." It all sounds incredible at first glance, however any individual who sees precisely what "integrative medication" is and how it essentially speaks to the advancement of deception will likewise comprehend that when you "coordinate" misrepresentation and pseudomedicine with genuine pharmaceutical you don't improve the genuine solution. You aggravate it. 

The other part of CTCA that is constantly chafed me is the means by which it publicizes how its results are as far as anyone knows such a great amount of superior to the normal disease healing center. For example, they publicize their bosom tumor survival at 3 years as being 14% superior to anything what is recorded in the SEER Database, and on it goes: Lung disease 11% better at year and a half, pancreatic malignancy 8% higher at year and a half, and colon growth 11% better at year and a half. I had pondered for quite a while whether these measurements were legitimate. To me, they didn't generally pass the "odor test," and I rather presumed something was up. In particular, I rather associated a solid case with affirmation predisposition. On account of a news article by Sharon Begley that showed up yesterday on Reuters, I now understand that that more likely than not is the clarification for how CTCA delivers such apparently stunning insights. Truth be told, if this report is to be trusted, it verges on wretched how CTCA keeps its numbers apparently so great. 

It starts with the narrative of a disease understanding named Vicky Hilborn, who was determined to have an uncommon growth, and her significant other Keith Hilborn, who got her to CTCA on the grounds that he had seen its better survival rates touted on its site: 

Hilborn had seen CTCA's site touting survival rates superior to anything national midpoints. His call secured Vicky an arrangement at the for-benefit, secretly held organization's Philadelphia associate, Eastern Regional Medical Center. There, the oncologist who analyzed Vicky told the couple he had treated different instances of histiocytic sarcoma, the disease of invulnerable framework cells that she had. 

"He stated, 'We'll have you recovered in a matter of seconds,'" Keith reviewed. 

Vicky's growth treatment was thwarted by a contamination and different complexities that kept her at Eastern Regional for three weeks. In July 2009, when she got back home, things changed. In spite of Keith's calls, he stated, CTCA did not plan another arrangement. As his better half got more wiped out, Keith, a previous representative sheriff in western Pennsylvania, was diminished to asking. 

The oncology data authority "said don't bring her here," he reviewed. "I said you don't comprehend; we will lose her on the off chance that you don't treat her. She let me know I'd simply need to acknowledge that." 

Vicky Hilborn never got another meeting with CTCA. She kicked the bucket on September 6, 2009, at age 48. 

The principal thing I saw here was the huge difference amongst CTCA and where I work, very CTCA and wherever I've ever worked. Obviously, being in the scholarly world I've never worked in wherever other than tertiary care healing facilities, and my last two occupations have been at NCI-assigned thorough growth focuses. NCI-assigned focuses can't ever act along these lines. We need to confront all challengers with disease, and we can't forsake the, which is the thing that CTCA seems to have done on account of Mrs. Hilborn. On account of a patient whom we can never again treat, we give palliative care and hospice. Begley takes note of that clinics dismiss patients for a wide range of reasons, including absence of protection or underinsurance, and this, sadly, is valid. In any case, what astounded me about Begley's story is the means by which CTCA does this. Fundamentally, this entire story is a convincing case that CTCA tends to dismiss patients who may hurt its survival numbers. It likewise turns out that the numbers on CTCA's site are singled out and misleading, intended to misrepresent even the clear favorable position CTCA has.

Minggu, 28 Februari 2016

Bolehkah ibu hamil menari

Bolehkah ibu hamil menari ? - Semakin bunda aktif bergerak, maka bunda semakin dapat menerima perubahan bentuk tubuh pada saat hamil. Selain itu aktivitas yang cukup bisa membantu bunda untuk mempermudah proses persalinan. Olahraga yang cukup juga bisa mengembalikan bentuk tubuh bunda pasca melahirkan. Salah satu aktivitas dan olahraga yang dapat bunda lakukan adalah menari.

Bolehkah ibu hamil menari

Pada masa awal kehamilan bunda bisa mencoba jenis tari seperti tari jazz,tari  samba, dan tari salsa. Bunda mungkin akan kesulitan untuk melakukan ketiga jenis tari tersebut ketika usia kehamilan semakin bertambah. Bunda bisa mencoba tari perut dengan gerakan lambat dan terkontrol agar bunda merasa nyaman melakukan tari tersebut. Kira-kira dari pemaparan tersebut sudah bisa menyimpulkan 

bolehkah ibu hamil menari ?
Manfaat Menari Bagi Ibu Hamil
Perubahan hormon pada tubuh pada saat hamil bisa saja menjadikan persendian bunda semakin mudah untuk cedera. Untuk menjaga kesehatan sendi salah satunya dengan melakukan gerakan tari. Selain itu menari juga dapat menjaga kesehatan ibu dan bayi yang masih dalam kandungan.

Kegiatan menari merupakan aktivitas yang tergolong low impact sehingga aman dan memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil. Menari yang low impact mengandung gerakan yang lembut sehingga memiliki dampak yang baik bagi persendian bunda. Hal tersebut bisa mengurangi terjadinya risiko stres  tubuh dan persendian.

1.       Menari bisa membantu menjaga tulang punggung agar tetap lentur.
2.       Menari membantu anda berada pada posisi postur tubuh yang baik.
3.       Menari dapat melatih otot dasar panggul menjadi lebih kuat, otot panggul yang lemah dapat menyebabkan terjadinya inkontinensia stres yang berupa mudah keluarnya pipis ketika batuk atau bersih.
4.       Menari membantu untuk memperkuat otot tulang belakang sehingga berguna pada saat persalinan.
5.       Menari membantu membuat suasana hati yang lebih baik dan membantu mengurangi rasa sakit.
6.       Menari sebagaimana olahraga yang lain dapat membantu memperbaiki pola tidur menjadi lebih baik.

Tips Menari Sesuai Usia Kehamilan
Kehamilan Pada Trimester Pertama
1.   Melakukan gerakan tari yang santai dan low impact serta menghindari gerakan yang melompat-lompat.
2.  Lakukan gerakan tersebut sesuai dengan kemampuan anda, jangan sampai anda memaksakan melakukan gerakan tersebut. Anda sendiri yang tahu batas kemampuan anda.
3.       Jika tiba-tiba anda sulit berbicara dengan nyaman, maka itu menjadi pertanda anda harus mengurangi atau memperlambat gerakan tari anda.
Kehamilan Pada Trimester Kedua dan Ketiga
1.  Menari dengan low impact dengan memperhatikan keseimbangan akibat perut yang semakin membesar.
2.   Hindari gerakan melompat, gerakan dengan putaran yang terlalu banyak dan sering, serta gerakan yang terlalu cepat dan gerakan yang terlalu menyentak atau melengkungkan tulang belakang.
Bunda jangan lupa juga beberapa hal berikut sebelum melakukan aktivitas olahraga tari terlebih pada masa kehamilan:
1.   Usahakan untuk melakukan pemanasan sebelum anda menari, serta melakukan pendinginan setelah selesai menari.
2.  Bunda bisa melakukan gerakan tari dengan panduan video di rumah, akan tetapi pastikan bunda mendapatkan instruktur yang tahu usia kehamilan jika memutuskan untuk bergabung dengan kelas tari khusus ibu hamil
3.     Bunda lebih baik melakukan gerakan ringan dengan teratur dan menghindari gerakan-gerakan tari yang terlalu berat.
4.    Bunda juga harus memastikan nutrisi tubuh terpenuhi termasuk kebutuhan air selama melakukan olahraga termasuk tari.
5.    Usahakan melakukan tidak lebih dari tiga kali dalam seminggu dengan durasi maksimal 20 menit setiap sesi.
6.   Usahakan jika bunda mengalami nyeri pinggul untuk diawasi oleh dokter ketika akan melakukan olahraga tari.

Bolehkah ibu hamil menari ? tentu bisa juga dengan melakukan konsultasi kepada dokter sebelum memutuskan untuk melakukan olahraga tari jika anda memiliki komplikasi kehamilan dengan penyakit diabetes gestational. Menari sangat mungkin untuk dilakukan oleh semua orang, pastikan bunda menyadari betul keterbatasan bunda. Bunda juga jangan terlalu berlebihan dalam melakukan gerakan tari. Bolehkah ibu hamil menari ? ya tentu boleh dengan memperhatikan beberapa saran sebagaimana sudah disampaikan.

Anatomi panggul ibu hamil

Anatomi panggul ibu hamil -

Anatomi panggul ibu hamil - Ada sebagian wanita yang memiliki bentuk tulang panggul yang kurang sesuai untuk bisa menjalani persalinan dengan persalinan normal. Akan tetapi tidak serta-merta seorang wanita tidak bisa melahirkan dengan normal apabila memiliki bentuk panggul yang kurang sesuai tersebut. Pemeriksaan anatomi panggul ibu hamil diperlukan untuk mendapatkan informasi mengenai ada tidaknya risiko terjadinya hambatan pada saat persalinan serta penilaian mengenai bentuk panggung. Selain bentuk panggul, keberadaan gumpalan jaringan lunak tidak normal yang menutup jalur kelahiran bayi juga berpengaruh pada proses persalinan.

Gumpalan tidak normal yang umum ditemukan adalah mioma yakni massa yang muncul dari jaringan rahim seseorang. Apabila pertumbuhan mioma tersebut berada pada bagian atas uterus, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Akan tetapi penutupan jalur lahir bayi terjadi ketika mioma berada pada panggul bagian bawah.

Evaluasi terhadap bentuk panggul dan keberadaan mioma atau gumpalan lainnya yang terdapat di dalam panggul dapat dilakukan dengan pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG terhadap bentuk panggul dan gumpalan tersebut dapat membantu memberikan informasi apakah seorang ibu hamil dapat melahirkan dengan normal melalui vagina.

Bagian Penyusun Bentuk Panggul Tulang panggul seorang wanita yang sudah pubertas akan mengalami pembesaran untuk menciptakan tulang panggul yang lebih luas agar memungkinkan untuk melahirkan. Tulang panggul terdiri dari dua bagian tulang yaitu tulang pinggang, dan tulang sakrum. Tulang pinggang terdiri dari tulang ilium, tulang iskum, serta tulang pubis.

ibu hamil melahirkan normal | berapa minggu | di rumah, wanita hamil melahirkan normal, video ibu hamil melahirkan normal, cara ibu hamil melahirkan normal, foto ibu hamil melahirkan normal, ibu hamil gemuk melahirkan normal

Tulang ilium merupakan tulang yang memiliki ukuran paling besar dibandingkan dengan dua tulang lainnya. Pengukuran panggul diambil dari tonjolan paling atas pada lingkar tulang illium yang disebut lebar panggul. Ukuran lebar panggul nantinya akan dibandingkan dengan ukuran kepala janin.

Ukuran perbandingan tersebut akan menentukan apakah seorang wanita bisa melahirkan dengan normal atau tidak. Tulang iskum dan tulang pubis merupakan dua tulang pembentuk panggul yang terdapat di bawah tulang ilium. Pada kedua tulang pubis yang bertemu dihubungkan oleh tulang rawan yang disebut simfisis pubis.

Ligamen di sekitar simfisis pubis pada saat hamil akan menjadi fleksibel agar memungkinkan bayi lahir. Tulang sakrum yang berbentuk seperti segi tiga menjadi dasar tempat bersatunya tulang punggung. Tulang ekor berada di bawah tulang sakrum yang merupakan pangkal dari tulang punggung.

Fungsi dari tulang ekor adalah untuk menjaga keseimbangan seseorang ketika berada pada posisi duduk. Bentuk Anatomi Panggul Wanita Berikut kami sampaikan empat bentuk panggul wanita pada umumnya serta pengaruhnya terhadap proses persalinan: Bentuk Platipeloid yaitu rongga panggul yang berbentuk oval dengan bentuk memipih pada diameter bagian depak ke belakang.

Bentuk panggul seperti ini akan menyebabkan posisi kepala janin melintang ketika melewati panggul. Risiko terjadi kurang lancarnya persalinan melalui vagina bisa terjadi pada wanita dengan bentuk panggul platipeloid. Bentuk Android yaitu bentuk panggul yang memiliki ukuran rongga panggul yang kecil dengan bentuk menyerupai simbol hati.

Bentuk panggul ini sebenarnya merupakan bentuk panggul kebanyakan panggul laki-laki. Keberadaan tulang iscum yang menonjol serta memiliki lengkung pubik yang sempit. Bentuk panggul ini juga memiliki risiko dapat terjadi persalinan melalui vagina yang kurang lancar. Bentuk Ginekoid yaitu bentuk panggul yang memiliki rongga dalam berbentuk oval yang memiliki jarak lebih lebar antara sisi kiri ke sisi kanan dibandingkan dengan jarak antara bagian depan ke belakang. Bentuk panggul ini memiliki tulang iscum yang tumpul serta lengkung pubik yang besar sekitar 90 derajat atau bahkan lebih.

Bentuk panggul ini merupakan bentuk panggul wanita pada umumnya yang juga merupakan bentuk panggul terbaik untuk bisa melahirkan secara normal. Bentuk Antropoid juga memiliki rongga dalam yang berbentuk oval dengan jarak antara sisi belakang ke depan lebih lebar dibandingkan dengan jarak antara sisi kiri ke kanan. Pada bagian belakang memiliki ukuran yang cukup luas untuk menampung kepal bayi bagian belakang dan memiliki dinding samping yang sejajar.

Hal tersebut berakibat pada kelahiran bayi yang menghadap ke atas. Pemeriksaan anatomi panggul ibu hamil dan gumpalan jaringan lunak tidak bisa memastikan 100% normal tidaknya seorang wanita dalam melahirkan bayi. Pengujian normal tidaknya proses persalinan yang sebenarnya adalah ketika proses persalinan itu sendiri terjadi.

Pemeriksaan anatomi panggul ibu hamil dan gumpalan jaringan lunak hanya sebagai langkah antisipasi saja.
Senin, 22 Februari 2016

Akibat Memakai Celana Jeans Terlalu Ketat - Tips Sehat

Akibat Memakai Celana Jeans Terlalu Ketat

akibat celana jeans ketat

Para pengguna Jeans yang ketat mesti mengetahui akibat memakai celana Jeans terlalu ketat. Memang penggunaan Jeans khususnya jenis yang ketat sudah menjadi pilihan utama dalam berpenampilan. Tidak hanya bertujuan untuk penampilan yang casual, celana Jean juga bisa digunakan untuk urusan formal. Salah satu tren penggunaan model Jeanc yang cukup digemari adalah penggunaan skiny Jeans.

Celana Jeans yang lebih dikenal dengan sebuatan Jean bentuk pensil ini memang memberikan tampilan yang stylish untuk berbagai kelompok usia anak muda. Hanya saja penggunaan celana Jean yang ketat tersebut juga bisa memberikan efek kurang baik bagi kesehatan. Akibat memakai celana Jeans terlalu ketat dapat menyebabkan beberapa jenis infeksi sebagai berikut;

Terjadi Infeksi Folikulitis

Penggunaan Jeans yang terlalu ketat bisa saja mengakibatkan rasa gatal yang berujung pada adanya benjolan kecil pada kaki yang berwarna kemerahan. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya gesekan yang berulang-ulang antara bahan Jeans yang terlalu keras dengan kulit. gesekan tersebut bisa menyebabkan timbulnya infeksi kulit folikulitis.
Infeksi folikulitis terjadi akibat adanya penyebaran bakeri atau jamur melalui folikel rambut yang bisa memicu terjadinya peradangan. Oleh karena itu, selalu usahakan untuk menggunakan atau berganti ke jenis Jeans yang lebih longgar dibandingkan menggunakan skinny Jeans, untuk mengurangi keluhan yang berhubungan dengan infeksi pada kulit.

Terjadi Infeksi Jamur Candida

Infeksi jenis ini merupakan infeksi yang sering terjadi pada penggunaan celana Jeans yang terlalu ketat. Terjadinya infeksi ini akibat adanya bahan ketat pada Jeans menjebak panas dan kelembaban yang mengakibatkan adanya infeksi canida pada daerah tersebut. Infeksi jamur candida ini dapat membuat adanya perubahan hormon pada tubuh anda.
Akibat terjadinya infeksi jamur canida sering menyebabkan adanya gatal serta nyeri pada area kewanitaan yang pada tingkat tertentu bisa membuat anda nyeri dan ngilu terutama ketika buang air kecil. Infeksi ini biasanya terjadi pada bagian-bagian tubuh yang lembab seperti saluran pencernaan, organ kewanitaan, ataupun bagian mulut.

Terjadi  Benjolan Panas

Benjolan merah atau jerawat bisa muncul akibat tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih. Keringat yang berlebih itu bisa juga muncul dari bagian paha karena penggunaan celana Jeans yang ketat yang dapat memicu terjadinya jerawat pada bagian paha. Penggunaan bahan yang ketat dapat membuat keringat yang dikeluarkan pori-pori terjebak dan kulit kekurangan pasokan oksigen yang cukup. Benjolan yang muncul akibat keringat pada umumnya diakibatkan oleh penggunaan jenis pakaian yang terlalu ketat, sehingga hal ini perlu kita hindari.

Infeksi jamur candida dan folikulitis serta munculnya benjolan pada kulit merupakan sebagian akibat dari pemakaian Jeans yang terlalu ketat. Penggunaan Jeans yang terlalu ketat memang bisa menambah gaya penampilan anda, hanya saja faktor kesehatan juga sebaiknya anda perhatikan. Cermati kembali pilihan utama penggunaan pakaian dengan bahan yang ketat. Semoga informasi mengenai akibat dari pemakaian Jeans yang terlalu ketat dapat bermanfaat.
Selasa, 16 Februari 2016

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru

Fakta Ilmiah Tentang Serangan Jantung dan Henti jantung Terbaru - HIDUP SEHAT

Banyak berita yang kita dengar akan kejadian kematian mendadak yang terjadi saat ataupun setelah berolahraga. Apakah olahraga tidak bermanfaat? Olahraga secara umum sangat bermafaat untuk menjaga kondisi kesehatan. Memang banyak kasus beberapa public figure atau artis dilaporkan meninggal, sebagai contoh berita kematian adjie massaid, burhanuddin napitupulu maupun benyamin S. Bahkan, atlet yang rutin melakukan latihan dan pertandingan olahraga pun tidak terlepas dari resiko kejadian sudden dead yang terjadi tepat dilapangan.

Kejadian kematian mendadak ternyata terjadi pada usia muda. Apakah olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak? Ada perbedaan yang sangat jelas antara serangan jantung dan sudden dead, banyak yang mengatakan bahwa artis yang masih muda mendadak muncul pemberitaan meninggal karena serangan jantung.

Berita-berita yang beraneka ragam menampilkan informasi akan kejadian serangan jantung, perlu diperhatikan bahwa ada perbedaan antara serangan jantung dan serangan henti jantung. Serangan jantung atau PJK ini biasa disebabkan karena adanya masalah pada peredaran darah jantung. Serangan ini muncul disebabkan karena adanya penyumbatan mendadak didalam pembuluh darah koroner dengan akibat aliran darah ke oto-otot jantung terhambat dan akhirnya merusak otot jantung. Sedangkan kematian jantung yang disebabkan gangguan irama dinamakan serangan henti jantung.

Aliran darah dalam jantung merupakan pompa yang di kendalikan oleh adanya aliran jantung yang mampu bekerja secara efektif, sehingga mampu memompa dengan terkoordinasi, aliran jantung atau irama jantung ini pada beberapa kondisi mampu bergerak secara cepat atau bergerak lebih lambat. Pasien dengan serangan jantung akan mengalami gangguan penurunan kesadaran, nadi tidak teraba, nafas yang di bekerja.

Kondisi ini harus secepatnya dilakukan pertolongann karena kondisi tersebut akan memperparah organ organ yang penting lainnya termasuk diantaranya otak. Namun perlu dperhatikan bahwa serangan jantung dan serangan henti jantung bisa muncul bersamaan ataupun berhubungan. Serangan jantung yang bersifat mendadak dapat merusak mekanisme kelistrikan jantung, hal inilah yang sering terjadi pada usia muda ataupun pada kasus kematian saat berolahraga.

Pada usia muda dibawah 35 tahun hypertropic cardiomyopathy merupakan penyebab terbanyak serangan jantung, yang mana merupakan suatu penyakit genetic yang berakibat munculnya penebalan secara tidak normal pada otot- otot jantung. Selain karena penyebab kejadian serangan henti jantung yang terjadi pada atlet muda banyak berhubungan dengan penyakit Kongenital seperti antara lain sindrom marfan, anomaly pembuluh darah koroner, maupun gangguan katup jantung.

Ternyata Pada penelitian dinyatakan bahwa 14 atlet muda (dari 29 atlet muda) mengalami serangan henti jantung yang ternyata disebabkan karena mengalami hypertropic, cardiomyopathy. Hal tersebut ternyata sangat berbeda dengan penyebab kematian secara mendadak pada atlet yang berusia lebih dari 35 tahun, karena berdasarkan penelitian kasus ini lebih disebabkan karena PJK (penyakit jantung koroner).

Penelitian tersebut diatas menyatakan bahwa dari 29 kasus atlet muda yang mengalami kematian karena henti jantung mendadak, ternyata ada 3 atlet muda yang menderita sumbatan PJK atau pembuluh darah coroner jantung karena proses atherosclerosis. Merupakan suatu hal yang menjadoi penting bagi seseorang yang ingin berolahraga dengan intentitas tinggi untuk menjalani pemeriksaan ataupun tes kesehatan dahulu, pemeriksaan tersebut jika berhubungan dengan kasus jantung dapat melakukan tes treadmil.

Tes treadmill merupakan proses perekaman aktifitas jantung ketika pasien atau seseorang menjalani olahraga, sehingga diharapkan dapat mengetahui jika ada kelainan irama jantung yang mungkin pada pemeriksaan biasa tidak ditemukan. Pertanyaan selanjutnya Apakah dengan seseorang rutin olahraga meningkatkan risiko kejadian serangan henti jantung.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan penelitian kohort retropektif dengan cara melakukan wawancara terhadap pasangan dari pasien yang mengalami serangan henti jantung, penelitian ini juga berfokus pada pasien yang benar-benar tidak mempunyai riwayat henti jantung, didapatkan kesimpulan bahwa olahraga secara rutin ternyata mampu menurunkan angka kejadian kematian yang berhubungan dengan kematian jantung mendadak.

Pertanyaan yang muncul lagi jika pada orang yang jarang berolahraga apakah ada laporan akan kejadian henti jantung. Pada orang yang secara intensitas jarang berolahraga ternyata sangat mempunyai resiko kejadian serangan henti jantung, pada penelitian diperoleh hamper 56 kali lipat orang yang jarang olahraga akan mudah mengalami kematian jantung saat aktivitas laian daripada yang rajin berolahraga.

Berbeda dengan orang yang rutin berolahraga, akan mempunyai risiko 5 kali lebih seriang jika melakukan aktivitas lain. Namun, jika disimpulkan secara umum maka orang yang rutin olaharaga secara persentase akan memiliki risiko 40% lebih rendah untuk mengalami kejadian kematian jantung daripada orang yang jarang olahraga. Sehingga bagaimanapun olahraga secara rutin apapun intensitasnya akan bermanfaat jika dibandingkan tidak pernah berolahraga sama sekali.

Bahkan olahraga juga sangat bermafaat pada individu yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya dengan tujuan untuk mencegah serangan jantung ulangan. Sekarang strategi apa yang dapat kita kerjakan untuk mengurangi ataupun mencegah serangan jantung terutama henti jantung, karena sudah dijelaskan pada paragraph di atas bahwa kejadian serangan henti jantung berdasarkan penelitian mampu menyebabkan kematian dengan hitungan menit.

Fokus kita adalah cara mencegah serangan henti jantung saat berolahraga: 

UBAH = tanyakan diri anda apakah anda termasuk pribadi yang jarang berolahraga, jika jawabanya iya maka berjanjilah mulai saat ini anda harus rutin berolahraga apapun juga intensitasnya, olahraga secara ringan, sedang maupun berat. Namun hendakya semua dimulai dari yang ringan, prinsipnya adalah rutin berolahraga.

Targetkan untuk sehari minimal harus berjalan kakai 10000 langkah, mulai dalam hidup sehari-hari, selalu tanyakan kepada diri anda apa yang bisa aku lakukan agar bisa jalan kaki. Jika ada lift usahakan anda pilih tangga, kecuali memang diharuskan menggunakan lift, parker sepeda, berjalan ke masjid. Ingat mulai, bertahap, rutinkan. 

PERHATIAN = bagi yang muslim dapat diupayakan sambal berdzikir, memanfaatkan waktu berpahala dan sehat.

Jika sudah mampu mulai maka target dapat anda naikkan, target yang paling mudah adalah waktu yang biasanya 10 menit jadi 20 menit dan seterusnya. Atau dapat juga target jarak, target beban dan lain lain. Mungkin anda ingin melakukan olahraga yang kompetitif atau ekstrim mulailah dengan cek kesehatan secara ringan.

Pertahankan intensitas olahraga jika anda sudah berolahraga secara rutin. Jika rutin intensitas ringan mulai intensitas sedang atapun yang dari sedang ke berat. Belajarlah akan basic cardiac life support yaitu suatu tindakan pertama saat ada orang yang mengalami henti jantung, dengan tindakan memompa jantung secepatnya. Usaha untuk menyediakan alat defibrillator otomatis diruang umum yang beresiko munculnya serangan henti jantung. Seperti di badara, stasiun pasar.

Tujuan usaha tersebut agar secepatnya memberikan pertolongan agar organ-organ penting selamat. Selain beberapa penjelasan diatas yang paling penting adalah kita selalu memberikan edukasi penjelasan kepada keluarga ataupun orang terdekat akan kejadian serangan henti jantung termasuk upaya pencegahannya. Karena sampai saat ini serangan henti jantung masih menjadi penyebab kematian pertama didunia.

Beberapa faktor-faktor berikut perlu kami tambahkan yang berhubungan dengan upaya mencegah agar jantung tetap sehat. Tindakan terssebut secara ringkas berupa makan seimbang yang dikenal dengan PUGS (pedoman umum gizi seimbang), karena nampaknya memang sangat efektif untuk jadi pedoman untuk menjadi sehat. Hindari stress/pikiran gampang susah misalnya akibat muncul masalah dalam hidup karena stress berhubungan dengan serangan jantung.

Jaga selalu tekanan darah karena tekanan darah tinggi akan meningkatkan penyakit jantung. Latihlah selalu jantung anda dengan menerapkan pola hidup sehat. Salam Hidup Sehat

artikel kesehatan lain yang bermanfaat buat anda :

Sabtu, 13 Februari 2016

SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner

SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner
SENAM | Obat Jantung Alami Tradisional Untuk Berdebar, Bengkak, Lemah, Koroner

Senam jantung adalah olahraga yang sangat baik untuk kesehatan jantung anda. Di Indonesia sendiri senam jantung sudah cukup terkenal untuk dilakukan dan ternyata sudah banyak di kota-kota besar yang membuka sanggar senam.
Senam jantung bermanfaat untuk memperlancar aliran darah di seluruh tubuh dalam waktu 24 jam.Saat usia bertambah maka performa jantung akan berkurang. Untuk itu kita perlu melakukan perawatan jantung. Senam jantung berperan untuk menjaga kesehatan tubuh khususnya jantung.
Penyakit jantung koroner dan stroke biasanya disebabkan karena adanya sumbatan pada pembuluh darah yang berasal dari lemak dan kolesterol. Fungsi dari senam jantung sendiri untuk meningkatkan peredaran darah. Durasi untuk senam jantung cukup 30menit.
Senam jantung memang dikhususkan untuk membuat jantung kita sehat, maka gerakannya dibuat untuk mendukung performa jantung. Gerakan gerakannya memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya agar kebutuhan oksigen tubuh dapat terpenuhi dan badan akan kembali bugar.
Jantung dapat dikatakan dalam kondisi baik jika denyut nadi normal dan stabil. Karena itu, perbaikan denyut nadi menjadi salah satu tujuan senam jantung. Untuk menjaga kesehatan jantung, minimal dalam seminggu perlu melakukan tiga kali senam jantung sehat. Senam juga harus dilakukan secara teratur agar manfaat dapat dirasakan. Padahal memerlukan waktu 30menit dan untuk kesehatan.
Banyak yang kurang mementingkan kesehatan jantung dan enggan untuk melakukan senam jantung, karena alasan suatu kegiatan yang rutin dilakukan sehari-hari atau pekerjaan. Padahal senam hanya memerlukan waktu 30 menit dan untuk kesehatan.
Meluangkan waktu anda di pagi hari sebelum berangkat kerja atau sebelum melakukan aktivitas bisa dicoba. Senam jantung yang dilakukan saat udara masih segar akan sangat baik bagi kesehatan jantung. Untuk melakukan senam jantung juga tidak butuh peralatan olahraga yang banyak. Cukup menggunakan sepatu yang mudah didapatkan dan pakaian olahraga serta melakukan gerakan gerakan senam dengan baik dan benar. Sebelum mulai senam jantung sebaiknya untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya cidera dan juga menaikkan denyut nadi secara bertahap. Setelah melakukan senam jantung, jangan lupa untuk melakukan pendinginan sampai denyut nadi kembali normal.

Senam jantung sangat bermanfaat bagi tubuh kita, selain membuat jantung sehat, senam ini juga dapat menghilangkan trigliserida yang dapat menyebabkan kegemukan.
artikel kesehatan lain yang bermanfaat buat anda :

Kata kunci tentang kesehatan jantung manusia : Detak jantung | siklus | peredaran darah | denyut | pembuluh darah | gejala penyakit | rekam Elektrokardiografi (EKG) | pemeriksaan enzim jantung | diet dan olahraga  | penyakit jantung bawaan | penyakit jantung rematik | pembesaran bilik | bahaya merokok | troponin | pompa darah | lapisan jantung |